KONTAN - https://www.kontan.co.id/
Bayangin, di tengah kelangkaan rumah terjangkau, ada dana belasan triliun yang siap mengalir untuk bangun 18 tower rusun di Meikarta. Ini bukan sekadar proyek, tapi potensi perubahan besar bagi jutaan pencari rumah di Indonesia.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, atau Danantara, baru saja mengumumkan komitmen pendanaan hingga Rp 14-16 triliun untuk proyek hunian subsidi di Cikarang Selatan. CEO mereka, Rosan P. Roeslani, menegaskan langkah ini diambil karena “supply and demand” pasar hunian subsidi yang sangat tinggi.
Proyek ini menempati lahan seluas 12,8 hektare, dengan rencana pembangunan 18 tower setinggi 32 lantai. Setiap tower dirancang menampung sekitar 2.300 unit, total awal 47.000 unit, dan target akhir 141.000 unit rusun subsidi. Nilai investasi diperkirakan antara Rp 14-16 triliun.
Danantara tidak bekerja sendirian. Mereka akan menggabungkan kekuatan BUMN-BUMN karya dengan kontraktor swasta untuk mempercepat konstruksi. Rosan menekankan, pihaknya mendukung secara full, dan kolaborasi dengan pihak pelat merah serta swasta menjadi kunci sukses.
Setelah groundbreaking pada 8 Maret 2026, fase struktur atas (upper structure) akan dimulai 17 Agustus 2026. Target serah terima kunci ke penghuni dijadwalkan pada 8 Agustus 2028. Jadi, dalam dua tahun, ribuan keluarga bisa menempati rumah baru.
Dengan 141.000 unit rusun subsidi, proyek ini dapat menurunkan tekanan pada pasar perumahan, khususnya bagi kelas menengah ke bawah. Lebih banyak rumah terjangkau berarti daya beli masyarakat tidak tergerus, sekaligus membuka lapangan kerja di sektor konstruksi dan layanan pendukung.
Investasi triliunan ini bukan sekadar angka. Ini adalah respons konkret terhadap krisis perumahan yang selama ini menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jika berhasil, model kolaborasi Danantara-BUMN-swasta bisa menjadi blueprint untuk proyek serupa di daerah lain.
#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________