KONTAN - https://www.kontan.co.id/
Indonesia dikabarkan berpotensi memperoleh pasokan hingga 30 juta barel minyak dari Uni Emirat Arab (UEA) tanpa biaya pengiriman maupun modal kerja, termasuk biaya kapal pengangkut. Informasi ini disampaikan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, setelah pertemuan pemerintah Indonesia dengan perwakilan UEA.
Namun, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kemudian menjelaskan bahwa rencana pasokan tersebut masih dalam tahap penjajakan dan belum final. Artinya, sejumlah detail penting masih perlu diperjelas, mulai dari mekanisme pasokan, jadwal pengiriman, hingga ketentuan pembiayaannya.
???? Simak pembahasan lengkap mengenai:
Rencana pasokan hingga 30 juta barel minyak dari UEA ke Indonesia
Penjelasan SKK Migas mengenai pembebasan biaya pengiriman
Klarifikasi Menteri ESDM bahwa rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan
Apakah minyak tersebut benar-benar gratis atau hanya biaya pengirimannya yang ditanggung
Mekanisme pasokan dan pembiayaan yang masih perlu diperjelas
Potensi dampak pasokan minyak terhadap ketahanan energi Indonesia
Upaya pemerintah mencari alternatif pemasok minyak dari luar negeri
Hal-hal yang perlu dipastikan sebelum rencana pasokan direalisasikan
Benarkah Indonesia akan mendapatkan 30 juta barel minyak tanpa biaya sama sekali? Simak fakta, penjelasan pemerintah, serta hal-hal yang masih perlu diklarifikasi dalam rencana kerja sama energi ini.
Ikuti terus KONTAN TV untuk mendapatkan informasi dan analisis terbaru seputar energi, bisnis, ekonomi, dan kebijakan pemerintah.
Jangan lupa Like, Comment, Share, dan Subscribe agar tidak ketinggalan berita terkini hanya di KONTAN TV.
#MinyakIndonesia #UEA #30JutaBarel #EnergiIndonesia #SKKMigas #BahlilLahadalia #KetahananEnergi #MinyakMentah #BeritaEkonomi #KONTANTV