BI Ungkap Modal Kabur ke AS, Harga Minyak Tembus US$125! Ekonomi Indonesia Tertekan?


Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB | dilihat

https://www.kontan.co.id/

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengungkap sejumlah tekanan yang membayangi perekonomian Indonesia. Di tengah konflik geopolitik dan kebijakan moneter global yang ketat, arus modal disebut kembali mengalir dari negara emerging market ke negara maju, khususnya Amerika Serikat.

Destry juga menyebut harga minyak pada 24 September 2026 mencapai US$125,53 per barel, jauh di atas rata-rata Agustus sebesar US$90,88 per barel. Pada saat yang sama, The Fed telah menaikkan suku bunga 25 basis poin dan BI masih memperkirakan ada satu kenaikan lagi pada kuartal IV.

Tekanan tersebut ikut memperkuat dolar dan mendorong pelarian arus modal dari emerging market ke Amerika Serikat. Meski begitu, ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 masih tumbuh 5,29%, sementara BI memperkirakan pertumbuhan 2026 berada di kisaran 4,9%-5,7%.

#KONTAN #KontanTV #BankIndonesia #BI #DestryDamayanti #EkonomiIndonesia #EkonomiGlobal #TheFed #SukuBunga #Rupiah #Dolar #HargaMinyak #ArusModal #Investasi #PasarKeuangan #Ekonomi2026 #Indonesia #BeritaEkonomi


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved