Smelter Nikel Terancam Krisis Pasokan Imbas Pemangkasan RKAB, Hilirisasi Tersendat?


Jumat, 23 Januari 2026 | 01:15 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Rencana pemerintah memangkas kuota produksi bijih nikel nasional pada 2026 mulai menimbulkan kekhawatiran bagi industri pengolahan dan hilirisasi nikel.

Dewan Penasihat Pertambangan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia atau APNI, Djoko Widajatno, mengingatkan bahwa pemangkasan produksi melalui RKAB 2026 berisiko menimbulkan ketidakseimbangan pasokan bijih ke smelter domestik.

Menurut Djoko, pemangkasan produksi tidak otomatis mendukung hilirisasi.

Smelter, khususnya yang non-captive dan berbasis teknologi HPAL, justru berpotensi terdampak akibat kekurangan bahan baku.

APNI mencatat, produksi bijih nikel 2026 diperkirakan dipangkas menjadi sekitar 250 juta ton, dari potensi 369 juta ton.

#kontan #kontantv #kontannews
industri #nikel #mineral #rkab


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved