Sri Mulyani berharap INA bisa menarik dana investasi Rp 300 T


Kamis, 04 Maret 2021 | 13:21 WIB | dilihat

Menteri Keuangan Sri Mulyani menargetkan lembaga pengelola investasi (LPI) Indonesia Investment Authority (INA) bisa menarik dana investasi sebesar Rp 300 triliun dengan modal yang sudah ditempatkan.



"Dengan kepemilikan dalam fund yang dibentuk adalah INA 30% dan investor 70%, maka kita berharap INA akan mampu menarik dana investasi, dengan Rp 75 triliun yang sudah dimasukkan pemerintah. Ditargetkan Rp 300 triliun akan bisa menjadi partner dari INA," ujar Sri Mulyani dalam Webinar Peluang Pendanaan SWF Untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Indonesia, Rabu (3/3).



Sri Mulyani menambahkan target tersebut ditetapkan secara konservatif. Dia berharap capaian tersebut bisa lebih tinggi di tahun mendatang seiring kematangan dan kesiapan INA.



Menurut Sri Mulyani, INA sudah mendapatkan modal awal dari pemerintah. Modal ini secara bertahap akan mencapai Rp 75 triliun.



Pemerintah telah menyuntik dana Rp 15 triliun pada 2020. Pemerintah akan kembali menyuntik modal Rp 15 triliun dari APBN dan inbreng saham dari BUMN di tahun ini.



Tak hanya itu, dia juga berharap INA bisa mendesain transaksi yang betul-betul bisa meningkatkan optimalisasi aset di Indonesia.



Sri Mulyani menyebut INA dibentuk untuk fokus mengoptimalkan dan menarik investasi serta kerja sama dari berbagai pengelola keuangan luar negeri.



"Hingga saat ini appetite dari para mitra investasi sangat menggembirakan. Target investasi batch pertama adalah di bidang infrastruktur transportasi," pungkasnya.



#KontanTv #IndonesiaInvestmentAuthority #lembagapengelolainvestasi



Video Terkait
Video Lainnya
Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved