KONTAN -
https://www.kontan.co.id/
Dana Moneter Internasional, atau IMF, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global yang stabil pada 2025, dengan tren disinflasi yang berlanjut. Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, mengungkapkan hal ini dalam konferensi pers.
Menurut Georgieva, ekonomi Amerika Serikat menunjukkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan. Namun, ketidakpastian kebijakan perdagangan dari pemerintahan Presiden terpilih Donald Trump memberikan tekanan terhadap perekonomian global dan mendorong kenaikan suku bunga jangka panjang.
Dengan inflasi mendekati target Federal Reserve dan pasar tenaga kerja yang stabil, bank sentral AS diperkirakan akan menunggu lebih banyak data sebelum memutuskan pemotongan suku bunga lebih lanjut. Georgieva menyebutkan bahwa suku bunga secara umum diperkirakan tetap tinggi dalam waktu yang cukup lama.
IMF mencatat tren ekonomi yang berbeda di berbagai kawasan. Pertumbuhan diperkirakan melambat di Uni Eropa, melemah sedikit di India, dan inflasi lebih tinggi di Brasil. Sementara itu, China menghadapi tekanan deflasi dan tantangan pada permintaan domestiknya.
Negara-negara berpenghasilan rendah juga berada dalam posisi rentan terhadap guncangan baru meskipun telah melakukan reformasi. Georgieva menekankan bahwa negara-negara ini tidak dapat meminjam untuk keluar dari masalah. Mereka hanya dapat tumbuh untuk mengatasinya.
Georgieva menyoroti pentingnya kebijakan AS, termasuk tarif, pajak, deregulasi, dan efisiensi pemerintahan, yang memengaruhi ekonomi global. Ketidakpastian terkait kebijakan perdagangan AS menjadi tantangan tambahan bagi ekonomi global, terutama bagi negara-negara yang terintegrasi dalam rantai pasok global.
IMF juga mencatat bahwa suku bunga tinggi yang diperlukan untuk melawan inflasi tidak mendorong ekonomi global ke jurang resesi. Namun, bank sentral di berbagai negara perlu memantau data lokal dengan cermat karena perkembangan inflasi yang berbeda-beda.
Pembaruan prospek ekonomi global dari IMF akan dirilis pada 17 Januari mendatang. Sebelumnya, pada Oktober 2024, IMF mempertahankan proyeksi pertumbuhan global 2024 sebesar 3,2% tetapi menurunkan perkiraan untuk 2025 menjadi 3,1%, lebih rendah dari tren pra-pandemi.
Georgieva menegaskan, pengurangan belanja fiskal dan reformasi struktural diperlukan untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan di sebagian besar negara.
#kontantv #kontan #kontannews #imf #pertumbuhanekonomi #dunia #2025
_____________________
Instagram:
https://www.instagram.com/kontannews/
Facebook:
https://www.facebook.com/kontannews/
Twitter:
https://www.twitter.com/kontannews/