Vladimir Putin Sebut Kesalahan Besar Amerika di Perang Ukraina I KONTAN News


Kamis, 19 Oktober 2023 | 15:15 WIB | dilihat
Pada Rabu (18/10/2023), Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa Amerika Serikat semakin terlibat dalam konflik Ukraina.

Menurut Putin, Amerika membuat kesalahan besar dengan memberikan rudal ATACMS jarak jauh kepada Kyiv.

Melansir Reuters, Putin mengatakan pada konferensi pers saat berkunjung ke Tiongkok, dirinya telah memberi pengarahan kepada Presiden Xi Jinping secara rinci tentang Ukraina.

Dia mengatakan faktor eksternal dan ancaman bersama hanya memperkuat kerja sama Rusia-China.

Pemimpin Kremlin itu mengatakan, keputusan Washington untuk memasok Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) hanya memperpanjang penderitaan bagi Ukraina.

"Pertama, hal ini tentu saja menimbulkan kerugian dan menimbulkan ancaman tambahan. Kedua, tentu saja kita akan mampu menghalau serangan-serangan ini. Perang adalah perang," kata Putin.

Dia menambahkan, Amerika pada dasarnya tidak memiliki kapasitas untuk mengubah situasi di jalur kontak sama sekali.

"Ini adalah kesalahan lain yang dilakukan Amerika Serikat," tegasnya.

Ukraina telah berulang kali meminta ATACMS kepada Washington untuk membantunya menyerang dan mengganggu jalur pasokan, pangkalan udara, dan jaringan kereta api di wilayah yang diduduki Rusia.

Ini menjadikan AS semakin terlibat secara pribadi dalam konflik ini.

"Dan jangan ada yang mengatakan bahwa mereka tidak ada hubungannya dengan ini. Kami yakin mereka ada hubungannya," kata Putin.

Putin mengatakan bahwa hal yang baik adalah bahwa negara-negara Barat mulai berbicara tentang perlunya menyelesaikan krisis Ukraina dengan cara damai, meskipun ia tidak menyebutkan contohnya.

Rusia telah lama mengatakan pihaknya bersedia untuk bernegosiasi, tetapi hanya jika Kyiv menerima “kenyataan baru”, yang berarti pendudukan Moskow atas lebih dari seperenam wilayah Ukraina.

Kyiv bersikeras melakukan penarikan penuh pasukan Rusia, termasuk dari semenanjung Krimea, yang dianeksasi Moskow pada tahun 2014.

Sebelumnya, Reuters juga memberitakan, pasukan Ukraina menggunakan rudal ATACMS jarak jauh yang dipasok AS untuk pertama kalinya.

Hal tersebut menimbulkan kerusakan parah di dua lapangan terbang di wilayah yang diduduki Rusia.

Dan Presiden Volodymyr Zelenskiy mengatakan pada hari Selasa bahwa senjata tersebut telah “terbukti” efektif.

#kontantv #rusia #amerika #china #ukraina #perang #atacms #vladimirputin #volodymyrzelenskyy

Video Terkait

Berita Terkait

Video Lainnya
Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved