Kayu Gelondongan Terbawa Banjir di Sumut, Ini Penjelasan Kemenhut


Sabtu, 29 November 2025 | 22:30 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Gelondongan kayu yang terbawa banjir di wilayah Sumatera Utara mendapatkan banyak sorotan di media sosial, menimbulkan keprihatinan publik tentang dampak lingkungan.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kementerian Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menjelaskan bahwa kayu?kayu yang hanyut tersebut kebanyakan berasal dari kayu lapuk dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda daerah tersebut.

Ia menambahkan bahwa sebagian logistik kayu juga berasal dari hasil penebangan di area Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) yang berada dalam Areal Penggunaan Lain (APL).

Dwi mengatakan bahwa area penebangan yang dideteksi dari PHAT itu ada di APL, yang secara mekanisme untuk kayu yang tumbuh alami mengikuti regulasi dalam Sistem Informasi Penataan Hasil Kehutanan dalam konferensi pers di kantornya pada Jumat, 28 November 2025.

Menurut Dwi, legalitas APL tersebut didukung oleh otoritas daerah mulai dari perangkat desa, camat, hingga dinas?dinas yang menangani urusan kehutanan.

Kemenhut menegaskan bahwa mereka telah melakukan serangkaian operasi di wilayah terdampak banjir untuk mengungkap modus operandi pencucian kayu melalui mekanisme PHAT.

Berbagai video yang beredar di media sosial memperlihatkan banjir bandang membawa muatan gelondongan kayu di Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, hingga Sibolga. Netizen menilai hal ini sebagai indikasi praktik illegal logging yang memperparah kondisi banjir dan longsor.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Berita Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved