Ancaman Limbah Baterai Mobil Listrik: Apa Tanggung Jawab Produsen?


Minggu, 08 Februari 2026 | 20:15 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Teknologi mobil listrik terus berkembang pesat, namun di balik kemajuannya muncul tantangan baru, yaitu pengelolaan limbah baterai.

Baterai kendaraan listrik termasuk dalam kategori limbah B3, atau Bahan Berbahaya dan Beracun, karena mengandung logam berat serta bahan kimia yang dapat mencemari lingkungan jika tidak ditangani dengan benar.

Karena itu, pengelolaan limbah baterai menjadi tanggung jawab bersama, terutama produsen otomotif dan ATPM, agar proses pembuangan sesuai regulasi.

Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Saputra, menegaskan Suzuki menerapkan kebijakan ketat dalam penanganan limbah baterai.

Ia menyebut limbah tersebut harus dibuang dengan skema sesuai ketentuan perundang-undangan.

#kontan #kontantv #kontannews #MobilListrik #BateraiMobilListrik #LimbahBaterai #EVIndonesia #KendaraanListrik #EnergiTerbarukan #LingkunganHidup #SampahElektronik #DaurUlangBaterai #IndustriOtomotif #ProdusenBertanggungJawab #Sustainability #GreenEnergy #TransisiEnergi #IsuLingkungan #TeknologiHijau #BeritaOtomotif #EcoFriendly #ClimateChange #EVWaste


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved