DKI Jakarta dan Bandung Raya tercatat sebagai dua penghasil sampah terbesar di Indonesia, masing-masing sekitar 8.000 ton dan 5.000 ton per hari. Namun, menurut Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, keduanya justru belum siap melaksanakan proyek Waste to Energy (WtE) atau PSEL karena belum memenuhi persyaratan teknis dan regulasi.
Sementara itu, KLHK sudah mengajukan sepuluh aglomerasi lain untuk proyek WtE, dengan empat wilayah—Bogor, Denpasar, Yogyakarta, dan Bekasi—telah masuk tahap lelang PLTSa dan ditargetkan groundbreaking Maret 2026 dengan kontrak kerja sama 30 tahun. Hanif mengingatkan, WtE saat ini baru bisa menyelesaikan sekitar 13% masalah sampah nasional, sehingga keberhasilan proyek PLTSa tetap harus ditopang kesiapan regulasi, infrastruktur, dan sinergi semua pemangku kepentingan.
#WasteToEnergy #PLTSa #SampahJakarta #BandungRaya #HanifFaisol #KLHK #PengelolaanSampah #Danantara #EnergiTerbarukan #LingkunganHidup #KontanNews