Virus Nipah kembali jadi alarm global. Setelah lima kasus terkonfirmasi di India, WHO menetapkannya sebagai priority pathogen karena potensi wabah dan tingkat kematian yang tinggi, bisa mencapai 40–75%. Sejumlah negara seperti Thailand dan Nepal langsung memperketat pintu masuk bagi pelaku perjalanan dari wilayah terjangkit.
Di Indonesia, Kemenkes memastikan belum ada kasus Nipah. Pemerintah memperkuat pemantauan lewat aplikasi All Indonesia, sistem kekarantinaan, serta notifikasi dini di infeksiemerging.kemkes.go.id. Pelaku perjalanan dari India dan negara terjangkit diminta waspada bila dalam 14 hari mengalami demam, batuk, pilek, sesak, muntah, hingga penurunan kesadaran. IDI menilai kesiapan nakes dan rumah sakit lebih baik pasca Covid-19, tapi tetap menekankan satu hal: mencegah jauh lebih penting daripada mengobati.
#VirusNipah #NipahIndia #WabahBaru #PenyakitMenular #WHO #Kemenkes #InfeksiEmerging #KedaruratanKesehatan #KesiapanRS #KesehatanMasyarakat #KontanNews