Purbaya Minta Praktik Goreng Saham Diberantas Sebelum Demutualisasi BEI


Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau agar praktik goreng saham di pasar modal dibereskan terlebih dahulu sebelum penerapan demutualisasi bursa efek.

Purbaya mengatakan, pembenahan pasar modal menjadi langkah penting sebelum dilakukan perubahan struktur kepemilikan bursa.

Hal tersebut ia sampaikan usai konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (8/1/2026), dikutip dari Antara.

Saat ditanya apakah demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan pada tahun ini, Purbaya mengaku belum mengetahui secara pasti.

Ia menegaskan, kewenangan kebijakan tersebut berada di tangan regulator pasar modal.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini tengah melakukan kajian terkait rencana demutualisasi bursa.

Kajian tersebut bertujuan memperkuat tata kelola pasar modal serta meningkatkan transparansi dan perlindungan investor.

Sebelumnya, Purbaya juga berharap jajaran direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang baru dapat membasmi saham gorengan di pasar modal Indonesia.

Diketahui, BEI akan melakukan pergantian direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Juni 2026.

Jika berhasil memberantas praktik goreng-menggoreng saham, Purbaya berjanji akan memberikan insentif ke BEI.

Di sisi lain, Purbaya juga menanggapi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menembus level 9.000. Menurut dia, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap fondasi perekonomian Indonesia.

Ia menilai, membaiknya sentimen investor berdampak langsung pada kinerja perusahaan tercatat di bursa, yang kemudian mendorong kenaikan valuasi pasar.

Dalam tiga bulan terakhir, aliran dana investor, baik domestik maupun global, tercatat terus mengalir positif ke pasar modal Indonesia.

Sebagai informasi, IHSG sempat mencetak rekor tertinggi di level 9.000,54 pada perdagangan Kamis sekitar pukul 10.05 WIB.

Purbaya optimistis IHSG dapat menembus level 10.000 pada tahun ini seiring prospek ekonomi Indonesia yang dinilai akan jauh lebih baik pada 2026.

Menurut Purbaya, kondisi tersebut didukung oleh kebijakan ekonomi yang kini berjalan lebih sinkron bersama Bank Indonesia dan pemangku kepentingan lainnya.

Ia menilai, pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat akan berdampak pada peningkatan kinerja dan keuntungan emiten di pasar modal.

#kontantv #kontan #kontannews _________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved