Keuntungan Minyak Venezuela Akan Dibagi dengan AS, Trump Persilakan China Investasi


Senin, 02 Februari 2026 | 16:10 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa dirinya akan menyambut investasi China di industri minyak Venezuela.

Pernyataan itu disampaikan saat Venezuela berupaya menghidupkan kembali ekonominya yang terpukul setelah tergulingnya Nicolas Maduro sembari menegaskan bahwa keuntungan dari sektor minyak akan dibagi dengan AS.

Negara Amerika Selatan tersebut diketahui memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia dan baru saja mereformasi undang-undang untuk membuka sektor energi bagi investasi swasta serta asing.

Selain China, Trump juga menyinggung kerja sama energi dengan India serta peluang tercapainya kesepakatan baru antara A-S dan Kuba.

Berbicara kepada wartawan di dalam pesawat kepresidenan Air Force One pada Sabtu (31/1/2026), Trump secara terbuka mempersilakan China berinvestasi di sektor minyak Venezuela.

Pernyataan itu muncul setelah China sebelumnya menjadi pembeli utama minyak Venezuela di era Nicolas Maduro.

Namun, situasi berubah setelah penangkapan Maduro oleh pasukan AS pada 3 Januari, yang memicu kecaman dari kementerian luar negeri China dan menimbulkan ketidakpastian mengenai masa depan hubungan Beijing dengan Caracas.

Trump, yang sebelumnya mengatakan bahwa Washington kini mengendalikan Venezuela, menyebut Amerika Serikat dan Caracas akan berbagi keuntungan dari sektor minyak.

Ia juga menilai hubungan A-S dengan kepemimpinan Venezuela saat ini berjalan baik.

Ia menambahkan prospek keuntungan besar dari kerja sama tersebut.

Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia. Pekan ini, negara tersebut mereformasi hukum untuk membuka sektor minyaknya bagi investasi swasta dan asing, sebagai bagian dari upaya memulihkan ekonomi yang terpukul.

Trump juga menyoroti bahwa Presiden Interim Venezuela, Delcy Rodriguez, pada Jumat menyetujui kesepakatan kerja sama energi dengan India.

Artinya, menurut Trump, India akan membeli minyak dari Venezuela alih-alih dari Iran, dan kesepakatan pada level konsep sudah tercapai, sementara China juga dipersilakan membeli minyak Venezuela.

Selain Venezuela, Trump juga menyinggung kemungkinan tercapainya kesepakatan antara A-S dan Kuba.

Hal ini disampaikan setelah sebelumnya ia mengancam akan mengenakan tarif pada negara-negara yang memasok minyak ke Kuba.

#kontan #kontannews #kontantv


Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved