Prabowo Sebut Sawit “Miracle Crop”: Dari Minyak Goreng hingga Avtur, Ini Strategi Besarnya


Senin, 02 Februari 2026 | 17:48 WIB | dilihat

Kelapa sawit kembali jadi sorotan nasional. Presiden Prabowo Subianto menyebut sawit sebagai “miracle crop” atau tanaman ajaib. Bukan tanpa alasan. Dari minyak goreng, biodiesel, sampai avtur, sawit dinilai punya peran besar bagi ekonomi dan kemandirian energi Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, yang dihadiri jajaran pemerintah pusat hingga para kepala daerah dari seluruh Indonesia.

https://nasional.kontan.co.id/news/stop-ekspor-jelantah-prabowo-mau-sulap-sawit-jadi-avtur-terbesar-di-dunia

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa kelapa sawit adalah komoditas strategis nasional. Sawit tidak hanya menopang kebutuhan pangan lewat minyak goreng, tetapi juga menjadi tulang punggung energi terbarukan seperti biodiesel dan biosolar. Bahkan, sawit kini diarahkan untuk mendukung bahan bakar penerbangan atau avtur.

Menurut Prabowo, keunggulan sawit terletak pada kemampuannya menghasilkan puluhan produk turunan. Mulai dari bahan bakar, kosmetik, produk industri, hingga kebutuhan sehari-hari masyarakat. Inilah yang membuat sawit disebut sebagai tanaman ajaib.

Permintaan global pun sangat tinggi. Prabowo mengungkapkan, banyak pemimpin negara dunia secara langsung meminta Indonesia memasok CPO atau crude palm oil. Hal ini menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam rantai pasok global sawit.

https://nasional.kontan.co.id/news/singgung-orang-nyinyir-tentang-sawit-prabowo-sawit-itu-miracle-crop

Namun, Prabowo menegaskan arah kebijakan pemerintah tetap mengutamakan kepentingan nasional. Salah satunya dengan memprioritaskan pemanfaatan limbah kelapa sawit, termasuk minyak jelantah, untuk kebutuhan dalam negeri. Limbah sawit tersebut akan diarahkan sebagai bahan baku energi, termasuk avtur, sehingga ekspornya akan dibatasi.

Di hadapan para kepala daerah, Prabowo juga menyindir pihak-pihak yang mempertanyakan fokus pemerintah pada sawit. Ia menegaskan, kebijakan ini bukan untuk kepentingan segelintir pihak, melainkan untuk kesejahteraan rakyat dan ketahanan ekonomi Indonesia.

Kebijakan sawit ini berdampak langsung ke banyak sektor. Dari petani, industri, hingga konsumen energi. Jika dikelola optimal, sawit bisa menekan impor energi, memperkuat nilai tambah di dalam negeri, dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

#PrabowoSubianto#KelapaSawit#MiracleCrop#CPO#EnergiNasiona
Biodiesel#Biosolar#Avtur#EkonomiIndonesia#KetahananEnerg
IndustriSawit#BeritaEkonomi#BeritaNasional#Rakornas2026


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved