Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional 2026 yang akan digelar di Monumen Nasional pada 1 Mei mendatang. Kehadiran ini disebut sebagai sinyal bahwa pemerintah ingin berdiri bersama buruh, sebagaimana disampaikan oleh M Qodari.
Sementara itu, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea memperkirakan sekitar 400 ribu peserta akan hadir, termasuk buruh, pengemudi ojek online, hingga tokoh internasional. Dengan skala sebesar ini, momentum May Day berpotensi menjadi ajang penting bagi relasi pemerintah dan pekerja. Pertanyaannya—apakah ini akan memperkuat kolaborasi… atau justru membuka gelombang tuntutan baru?
#MayDay #Prabowo #Buruh #Indonesia #Ketenagakerjaan #KontanNews