Pemangkasan Produksi Bijih Nikel 2026 Bakal Tingkatkan Impor Hingga 50 Juta Ton WMT


Senin, 05 Januari 2026 | 15:04 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Rencana pemerintah memangkas produksi bijih nikel pada tahun 2026 diperkirakan akan mendorong peningkatan impor bijih nikel.

Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga pasokan bahan baku bagi industri pengolahan dan pemurnian nikel di dalam negeri.

Forum Industri Nikel Indonesia atau FINI mencatat, sepanjang 2025 kapasitas terpasang smelter nikel nasional mencapai sekitar 2,8 juta ton, terdiri dari smelter Rotary Kiln Electric Furnace atau RKEF dan teknologi High Pressure Acid Leaching, HPAL.

Ketua Umum FINI, Arif Perdanakusumah, memperkirakan produksi nikel Indonesia hingga akhir 2025 berada di level 2,5 juta ton nikel kelas satu dan dua.

Namun, realisasi produksi bijih nikel domestik baru mencapai sekitar 82 hingga 85 persen dari target RKAB.

#kontan #kontantv #kontannews
bijih #nikel #mineral #tambang


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved