Armada Tempur AS Tiba di Timur Tengah, Trump Mengaku Ditelepon Iran Berkali-kali


Rabu, 28 Januari 2026 | 17:15 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Armada tempur angkatan laut Amerika Serikat yang dipimpin oleh sebuah kapal induk telah tiba di perairan Timur Tengah pada Selasa (27/1/2026).

Kendati demikian, Washington belum mengungkapkan lokasi pasti armada tempur yang dipimpin USS Abraham Lincoln itu.

Presiden Donald Trump memastikan armada tempur yang tiba di perairan Timur Tengah itu lebih besar dari armada tempur yang dikirim ke Venezuela baru-baru ini.

Seiring kedatangan armada tempur itu, Trump percaya bahwa Iran masih menginginkan pembicaraan dengan A-S.

Menurut Trump, Iran ingin membuat kesepakatan dengan A-S. Ia bahkan mengaku ditelpon otoritas Iran berkali-kali menghubunginya untuk bicara.

Namun, Trump menolak untuk membahas opsi-opsi yang disajikan kepadanya oleh tim keamanan nasional atau opsi mana yang lebih disukainya.

Para analis mengatakan, opsi yang tersedia, termasuk serangan terhadap fasilitas militer atau serangan yang ditargetkan terhadap kepemimpinan di bawah Ayatollah Ali Khamenei.

Hal ini dilakukan dalam upaya untuk menjatuhkan sistem yang telah memerintah Iran sejak revolusi Islam 1979.

Sementara itu, The New York Times melaporkan, Trump telah menerima beberapa laporan intelijen A-S yang menunjukkan bahwa posisi pemerintah Iran melemah.

Ini menandakan cengkeramannya pada kekuasaan berada pada titik terlemahnya sejak 1979.

Senator A-S, Lindsey Graham mengatakan, dia telah berbicara dengan Trump dalam beberapa hari terakhir tentang Iran dengan tujuan untuk mengakhiri rezim tersebut.

Para pejabat Iran dalam beberapa hari terakhir tampak waspada untuk tidak memperburuk situasi.

Teheran pernah mengatakan bahwa saluran komunikasi tetap terbuka antara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan utusan A-S Steve Witkoff, meskipun tidak ada hubungan diplomatik antara kedua negara.

Namun, surat kabar Hamshahri pada Selasa mengutip juru bicara Garda Revolusi, Mohammad Ali Naini yang mengatakan, jika kapal induk A-S melakukan kesalahan dan memasuki perairan teritorial Iran, kapal itu akan menjadi sasaran.

Iran disebut siap untuk memberikan respons besar dan akan merebut Selat Hormuz, sebuah pusat transit utama untuk pasokan energi. Sementara itu, sebuah papan reklame anti-A-S muncul di Teheran yang tampaknya menunjukkan sebuah kapal induk A-S yang dihancurkan.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved