Tarif Donald Trump Sudah Diprediksi Sri Mulyani! Kini Ada Potensi Krisis dan Stagflasi


Jumat, 04 April 2025 | 07:30 WIB | dilihat
Prediksi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan adanya serangan perang dagang dari Donald Trum akhirnya terealisasi

Pada pertengahan Maret 2025 lalu Menkeu memperkirakan Indonesia akan menjadi target berikutnya setelah Amerika Serikat menyerang Kanada, Meksiko dan China dengan tarif bea masuk tinggi.

Prediksi Menkeu saat itu, kondisi ekonomi global saat ini tidak menentu, dan tidak ada lagi kawan dalam ekonomi global. Sebab Amerika dan Kanada selama ini dikenal sebagai kawan dekat, tapi saat ini saling balas menyerang dengan tarif yang tinggi.

Menkeu Sri Muyani memprediksi kebijakan perang tarif tinggi ini juga bisa menyulut terjadinya krisis ekonomi global dan stagflasi.

Seperti kita tahu, pada Rabu (2/4) kemarin Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat nasional akibat defisit neraca perdagangan yang terus meningkat.

Kebijakan ini memicu penerapan tarif resiprokal untuk menyeimbangkan hubungan dagang AS dengan mitra dagangnya, termasuk Indonesia. AS menyoroti tarif etanol sebesar 30%, persyaratan TKDN, serta kebijakan ekspor yang dinilai merugikan kepentingan dagang AS.

Indonesia tak luput dari serangan Donald Trump dan terkena tarif bea masuk sebesar 32% untuk ekspor ke Amerika Serikat.

#kontan #kontannews #kontantv #kontannewmedia #newmedia #newmediakontan #DonaldTrump #PerdaganganAS #TarifResiprokal #EkonomiGlobal #PerdaganganInternasional #Indonesia #TarifImpor #TKDN #NeracaPerdagangan #EksporImpor #KebijakanEkonomi #PerdaganganBilateral #BeaMasuk #AmerikaSerikat #perangdagang #srimulyani #menkeu

Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved