KONTAN - https://www.kontan.co.id/
Presiden AS, Donald Trump mengumumkan tak akan memberlakukan tarif baru untuk 8 negara Eropa yang dijadwalkan berlaku pada 1 Februari 2026.
Keputusan ini dikeluarkan setelah adanya kemajuan dalam pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengenai Greenland di Davos, Swiss, seperti dikutip dari Euronews, Rabu (21/1/2026).
Trump mengatakan, pihaknya telah mencapai kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland selama diskusi yang produktif.
Menurutnya, potensi kesepakatan tersebut akan menguntungkan A-S dan semua anggota NATO.
Berdasarkan pemahaman ini, saya tidak akan memberlakukan tarif yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari, tulis Trump di Truth Social.
Diketahui, tarif yang ditujukan untuk 8 negara Eropa sebelumnya direncanakan mulai dari 10 persen dan bisa naik menjadi 25 persen pada Juni mendatang.
Kedelapan negara yang sedianya terkena tarif baru Trump itu adalah Perancis, Jerman, Inggris, Denmark, Swedia, Norwegia, Belanda, dan Finlandia.
Trump menuntut agar bea masuk tetap diberlakukan sampai negara-negara Eropa mendukung akuisisi Greenland oleh A-S dari Denmark.
Ancaman tarif tersebut telah memicu pertemuan darurat Uni Eropa yang dijadwalkan pada Kamis (22/1/2026) dan diskusi tentang langkah-langkah pembalasan.
Pada World Economic Forum, Trump juga menegaskan AS tak akan menggunakan kekuatan untuk menguasai Greenland.
Kendati demikian, Trump menegaskan bahwa negaranya masih harus memiliki kepemilikan atas wilayah itu.
Hal ini menandakan perubahan sikap Trump yang sebelumnya kerap mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk menguasai Greenland.
Sementara itu, Sekjen NATO, Rutte telah mendesak diplomasi yang bijaksana selama pidatonya di Davos dan mengakui ketegangan dalam aliansi, sambil menyatakan komitmen untuk menemukan solusi di Greenland.
#kontan #kontannews #kontantv