KONTAN - https://www.kontan.co.id/
PT Star Energy Geothermal Indonesia, anak perusahaan Barito Renewables (BREN) g baru saja menyelesaikan tahap eksplorasi panas bumi di Gunung Hamiding, Kabupaten Halmahera Utara.
Eksplorasi ini mengonfirmasi potensi pembangkit listrik sebesar 55 hingga 60 megawatt, menandai langkah awal menuju pembangunan pembangkit geothermal berkapasitas 50 MW di wilayah tersebut.
Menurut Presiden Direktur Barito Renewables, Hendra Soetjipto Tan, pencapaian ini merupakan tonggak penting dalam upaya perusahaan untuk menyediakan energi bersih, andal, dan mendukung transisi Indonesia menuju masa depan energi berkelanjutan.
Proses eksplorasi dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri No. 0459K/30/MEM/2013 dan mencakup survei geologi, geokimia, geofisika, serta geoteknik, dilanjutkan dengan pekerjaan sipil dan pengeboran eksplorasi.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Star Energy Geothermal Indonesia membangun infrastruktur baru: penambahan jalan akses sepanjang 7,7 km, pembangunan jalan baru sejauh 13,8 km, tiga jembatan, serta satu well pad.
Proyek ini tidak hanya berkontribusi pada bauran energi bersih nasional, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat setempat.
Dari sisi lingkungan, pengembangan geothermal diharapkan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menurunkan emisi gas rumah kaca.
Sementara itu, secara sosial, perusahaan bekerja sama dengan masyarakat dan pemangku kepentingan lokal untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan infrastruktur, dan melaksanakan program sosial di Halmahera Utara.
Secara nasional, kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga panas bumi Indonesia telah mencapai 2.744 MW, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kapasitas geothermal terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat.
Namun, pemanfaatan geothermal masih hanya sekitar 10% dari total potensi yang ada, artinya masih terdapat 90% peluang yang belum tergali.
Pemerintah Indonesia mendukung percepatan pengembangan energi terbarukan melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025?2034, yang mencakup pembangunan jaringan transmisi sepanjang 48.000 kilometer untuk menghubungkan sumber energi baru, termasuk geothermal, ke sistem kelistrikan nasional.
Dengan langkah-langkah ini, proyek Gunung Hamiding tidak hanya memperkuat pasokan energi bersih di Halmahera, tetapi juga berkontribusi pada target nasional untuk mengoptimalkan potensi geothermal Indonesia.
#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________