Prabowo Akui Penerimaan Negara Mulai Meningkat Usai Bersihkan Internal Pajak


Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan langkah besar untuk menutup kebocoran keuangan negara. Presiden Prabowo Subianto menargetkan peningkatan penerimaan pajak hingga 30% dalam dua bulan pertama 2026. Apa saja langkahnya, dan kenapa ini penting bagi kita semua?

Selama ini, praktik penyelundupan, manipulasi nilai transaksi, dan penipuan menjadi lubang hitam yang merugikan negara. Prabowo menegaskan bahwa penertiban ini harus dilakukan secara sistematis, bukan sekadar aksi simbolik.

Dalam forum diskusi terbaru, Presiden menegaskan bahwa reformasi birokrasi sedang berjalan bertahap. Fokus utama: memperbaiki pola kerja birokrasi dan menutup celah?celah yang memungkinkan kebocoran penerimaan negara.

Data resmi menunjukkan tren peningkatan penerimaan pajak pada Januari, Februari, dan Maret 2026. Pertumbuhan mencapai lebih dari 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Prabowo menyebutnya sebagai "trajectory" naik yang diharapkan dapat bertahan.

Presiden menilai perbaikan integritas dan pengawasan di Direktorat Jenderal Pajak berkontribusi signifikan pada peningkatan tersebut. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari penertiban internal yang ketat.

Tidak hanya pajak, Prabowo juga menargetkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Sektor kepabeanan memiliki peran krusial dalam menjaga penerimaan negara, dan harus dibersihkan dari praktik penyimpangan serupa.

Prabowo memberikan peringatan keras kepada semua pejabat di lembaga pemerintah: segera berbenah, jaga integritas, atau siap menghadapi konsekuensi tegas. Contoh konkret: Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memecat dua Dirjen sebagai langkah penegakan disiplin internal.

Peningkatan penerimaan pajak dan bea cukai berarti lebih banyak dana yang dapat dialokasikan untuk layanan publik: kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan program kesejahteraan. Menutup kebocoran juga mengurangi beban pajak tidak langsung pada masyarakat.

Jika reformasi ini berhasil, Indonesia dapat menurunkan defisit anggaran, memperkuat posisi fiskal, dan meningkatkan kepercayaan investor. Semua itu berdampak langsung pada stabilitas ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved