Siapa bilang pejabat negara selalu tampil mahal? Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru menunjukkan sisi berbeda. Usai shalat Idulfitri 1447 Hijriah, ia tampil santai dengan baju koko yang harganya cuma Rp125 ribu. Yang bikin menarik, baju itu dibeli langsung di Pasar Tanah Abang!
Momen ini terjadi setelah Purbaya melaksanakan shalat Ied di kantor Direktorat Jenderal Pajak. Alih-alih mengenakan busana eksklusif atau brand mahal, ia justru memilih baju koko sederhana yang dibeli saat meninjau Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu di bulan Ramadan.
Menurut Purbaya, harga baju tersebut cukup terjangkau bagi masyarakat umum, yakni sekitar Rp125.000 untuk model lengan pendek. Pilihan ini langsung menarik perhatian, karena jarang terlihat pejabat publik secara terbuka menunjukkan preferensi belanja yang begitu dekat dengan masyarakat.
Pasar Tanah Abang sendiri dikenal sebagai salah satu pusat tekstil terbesar di Asia Tenggara. Setiap menjelang Lebaran, pasar ini selalu dipadati pembeli dari berbagai daerah yang mencari pakaian dengan harga bersaing. Dari pedagang kecil hingga grosir besar, semua menawarkan berbagai pilihan, mulai dari kelas ekonomis hingga premium.
Apa yang dilakukan Purbaya ini secara tidak langsung menggambarkan bahwa produk lokal dengan harga terjangkau tetap bisa menjadi pilihan utama, bahkan bagi pejabat tinggi negara. Ini juga bisa menjadi sinyal dukungan terhadap pelaku UMKM dan pedagang pasar tradisional yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi rakyat.
Di tengah isu daya beli masyarakat yang kerap jadi perhatian, pilihan sederhana seperti ini punya makna lebih luas. Bukan sekadar soal pakaian Lebaran, tapi juga soal kedekatan pejabat dengan realitas ekonomi masyarakat.
Ketika seorang Menteri Keuangan memilih produk dengan harga Rp125 ribu, ini bisa menjadi simbol bahwa kebutuhan tampil rapi dan layak di hari raya tidak harus mahal. Di sisi lain, ini juga memperkuat pesan bahwa pasar tradisional masih relevan dan kompetitif di tengah gempuran pusat perbelanjaan modern.
Bagi masyarakat, ini bisa menjadi pengingat bahwa kualitas dan kenyamanan tidak selalu ditentukan oleh harga tinggi. Banyak pilihan lokal yang tetap berkualitas dengan harga yang ramah di kantong.
Menjelang Lebaran atau momen penting lainnya, masyarakat disarankan untuk tetap bijak dalam berbelanja. Prioritaskan kebutuhan, bukan sekadar keinginan. Pilih produk lokal yang berkualitas dan sesuai kemampuan finansial.
Selain itu, belanja di pasar tradisional seperti Tanah Abang juga bisa menjadi bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi lokal. Pastikan juga untuk membandingkan harga, mengecek kualitas bahan, dan tidak tergoda diskon semu.
Dengan perencanaan yang tepat, masyarakat tetap bisa tampil maksimal tanpa harus mengorbankan kondisi keuangan setelah Lebaran.
#PurbayaYudhiSadewa #BajuLebaran #TanahAbang #Lebaran2026 #EkonomiIndonesia #GayaSederhana #PejabatPublik #UMKMIndonesia #PasarTradisional #BelanjaHemat #KontanNews #IdulFitri #BajuKoko #ViralIndonesia #BeritaEkonomi #GayaHidup #TipsHemat #LebaranHemat #IndonesiaMaju #EkonomiRakyat