BMKG Ungkap Penyebab Jakarta Panas Terik! Ini yang Sebenarnya Terjadi


Senin, 16 Maret 2026 | 06:25 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Dalam beberapa hari terakhir, warga Jakarta dan sekitarnya merasakan suhu udara yang terasa jauh lebih panas dari biasanya.

Banyak orang bertanya-tanya, apa sebenarnya yang menyebabkan kondisi ini?

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, fenomena panas yang terjadi di Jakarta dipengaruhi oleh beberapa faktor meteorologis.

Pelaksana Tugas Deputi Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama adalah berkurangnya tutupan awan di langit Jakarta.

Ketika awan berkurang, radiasi matahari dapat langsung mencapai permukaan bumi dengan lebih optimal.

Akibatnya, pemanasan di permukaan menjadi jauh lebih kuat, terutama pada siang hari ketika langit cenderung cerah.

Selain itu, kondisi panas juga diperparah oleh kecepatan angin yang relatif lemah.

Angin yang lemah membuat sirkulasi udara menjadi tidak efektif dalam membantu proses pendinginan alami di permukaan.

Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi pada masa peralihan musim atau pancaroba.

Pada periode ini, cuaca cenderung lebih cerah pada siang hari sehingga panas matahari terasa lebih menyengat.

Di wilayah perkotaan seperti Jakarta, panas juga diperkuat oleh fenomena yang dikenal sebagai Urban Heat Island atau pulau panas perkotaan.

Fenomena ini terjadi karena kawasan kota dengan banyak bangunan beton, aspal, dan aktivitas manusia cenderung menyimpan panas lebih lama dibandingkan daerah sekitarnya.

Akibatnya, suhu udara di kota besar bisa terasa lebih tinggi daripada wilayah di sekitarnya.

BMKG juga memperkirakan kondisi panas pada siang hari masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Hal ini terutama terjadi jika tutupan awan tetap sedikit dan langit cenderung cerah.

Sementara itu, awal musim kemarau di wilayah Jakarta diperkirakan akan mulai terjadi pada kisaran April hingga Mei 2026.

Artinya, kondisi cuaca cerah dengan suhu panas pada siang hari kemungkinan akan semakin sering terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dengan cukup minum air, menghindari paparan matahari berlebihan, serta menggunakan pelindung seperti topi atau payung saat beraktivitas di luar ruangan.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved