BREAKING NEWS! DEBAT SERU METODE DESIL DAN KREDIBILITAS DATA BANSOS


Sabtu, 12 September 2026 | 00:11 WIB | dilihat

https://www.kontan.co.id/

Bagaimana sebenarnya pemerintah menentukan siapa yang berhak menerima Bantuan Sosial (Bansos)? Video ini membahas secara mendalam proses integrasi data sosial ekonomi antara BPS (Badan Pusat Statistik) dan Kementerian Sosial (Kemensos).

???? Poin Kunci Pembahasan: Integrasi Data Tunggal (DTSEN): Penggabungan DTKS (yang awalnya mencakup ~135 juta jiwa atau 43% populasi) bersama Regsosek dan P3KE menjadi data tunggal DTSEN yang mendekati total populasi (sekitar 90 juta keluarga dan 290+ juta individu).
Metode Perengkingan Desil:Pengurutan tingkat kesejahteraan keluarga dilakukan berdasarkan estimasi pengeluaran per kapita (bukan pendapatan), yang dimodelkan dari data survei SUSENAS.
Pemanfaatan Machine Learning: Pemodelan awal menggunakan Proxy Means Test (PMT) regresi linier yang kemudian diperbarui menggunakan algoritma machine learning seperti XGBoost dan Random Forest.

Penurunan Angka Error: Tingkat kesalahan inclusion & exclusion error berhasil diturunkan dari sekitar 37% pada tahap awal menjadi sekitar 23% pada pemodelan matematika saat ini.

Penetapan Skala Prioritas Bansos: Karena anggaran negara terbatas, bantuan sosial seperti PKH dan Sembako bersifat targeted (tersegmentasi), di mana sistem desil digunakan untuk menyusun prioritas penerima serta mengeluarkan penerima yang tidak tepat sasaran pada desil tinggi (desil 6 hingga 10).

#BPS #Kemensos #DataBansos #DTKS #DTSEN #Regsosek #BantuanSosial #DesilBansos #MachineLearning #StatistikIndonesia


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved