Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencana besar pemerintah untuk merampingkan jumlah BUMN dari lebih dari 1.000 perusahaan menjadi sekitar 250 perusahaan.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya menciptakan BUMN yang lebih efisien, transparan, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi rakyat Indonesia.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti pentingnya riset, inovasi, hilirisasi industri, serta tantangan perkembangan Artificial Intelligence atau AI di masa depan.
Bagaimana dampak reformasi besar ini terhadap ekonomi nasional? Simak ulasan lengkapnya dalam video ini.
#PrabowoSubianto #BUMN #Prabowo #EkonomiIndonesia #ReformasiBUMN #Danantara #InvestasiIndonesia #KemandirianEkonomi #BeritaTerbaru #IndonesiaMaju #KebijakanPrabowo #RisetIndonesia #TeknologiIndonesia #AI #ArtificialIntelligence #BeasiswaDoktor #PerguruanTinggi #IndustriIndonesia #Hilirisasi #KontanTV