Gencatan Senjata Isrel-Lebanon! Donald Trump Klaim Sudah Damaikan Perang ke 10


Jumat, 17 April 2026 | 04:18 WIB | dilihat

https://www.kontan.co.id/

Dunia kembali menahan napas. Setelah puluhan tahun ketegangan, Israel dan Lebanon akhirnya sepakat menghentikan konflik—meski baru sementara. Yang bikin sorotan, kesepakatan ini dimediasi langsung oleh Amerika Serikat, dengan klaim besar dari Presiden Donald Trump: ini bisa jadi perang ke-10 yang berhasil ia selesaikan.

Dalam pernyataan resminya, Presiden Donald Trump mengungkap bahwa dirinya telah berbicara langsung dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Hasilnya, kedua negara sepakat memulai gencatan senjata selama 10 hari, dimulai pada 16 April 2026 pukul 17.00 waktu EST.

Kesepakatan ini bukan datang tiba-tiba. Sebelumnya, pada 14 April, delegasi dari kedua negara untuk pertama kalinya dalam 34 tahun bertemu langsung di Washington DC. Pertemuan ini difasilitasi oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Pemerintah Amerika juga menugaskan Wakil Presiden JD Vance serta jajaran militer tinggi untuk memastikan proses negosiasi berjalan menuju perdamaian jangka panjang.

Dalam kesepakatan tersebut, Israel dan Lebanon sepakat untuk menghentikan semua operasi militer ofensif. Namun, Israel tetap mempertahankan hak untuk melakukan pembelaan diri jika ada ancaman serangan.

Di sisi lain, Lebanon mendapat tekanan besar untuk mengendalikan kelompok bersenjata non-negara seperti Hezbollah, yang selama ini menjadi salah satu sumber ketegangan utama di kawasan.

Pemerintah Lebanon juga diminta memastikan bahwa hanya aparat resmi negara—seperti angkatan bersenjata dan kepolisian—yang memiliki wewenang membawa senjata.

Lebih jauh, kedua negara juga sepakat bahwa mereka tidak lagi dalam kondisi perang, dan akan melanjutkan negosiasi langsung untuk menyelesaikan isu besar lainnya. Termasuk di antaranya penetapan batas wilayah dan jaminan keamanan di perbatasan.

Kesepakatan ini punya arti besar, bukan cuma untuk Israel dan Lebanon, tapi juga untuk stabilitas Timur Tengah secara keseluruhan.

Selama ini, konflik di perbatasan kedua negara kerap memicu eskalasi yang lebih luas, bahkan berpotensi menyeret kekuatan regional lainnya.

Jika gencatan senjata ini berhasil diperpanjang dan berujung pada kesepakatan permanen, ini bisa menjadi titik balik penting dalam sejarah konflik yang sudah berlangsung puluhan tahun.

Namun, tantangannya tidak kecil. Keberhasilan kesepakatan ini sangat bergantung pada kemampuan Lebanon mengendalikan kelompok bersenjata non-negara, serta komitmen kedua pihak untuk tetap menahan diri.

#IsraelLebanon #GencatanSenjata #Trump #Geopolitik #TimurTengah #Hezbollah #PerdamaianDunia #BreakingNews #KonflikGlobal #Diplomasi #AmerikaSerikat #Netanyahu #Lebanon #Israel #WorldNews #InternationalNews #PeaceTalks #GlobalSecurity #KontanNews #NewsUpdate


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved