Australia mengamankan pasokan pupuk urea dari Indonesia untuk menjaga stabilitas produksi pangan di tengah gangguan rantai pasok global. Impor sekitar 250.000 ton urea dari PT Pupuk Indonesia akan dilakukan oleh Incitec Pivot guna menutup sebagian kebutuhan musim tanam, setelah harga pupuk melonjak hingga 60% akibat konflik di Timur Tengah.
Ketergantungan Australia pada impor pupuk membuat sektor pertanian rentan terhadap gejolak global. Jika harga dan pasokan terus terganggu, petani bisa mengurangi penggunaan pupuk atau luas tanam, yang berpotensi menekan produksi pangan dan mendorong kenaikan harga secara global. Lalu, apakah langkah impor ini cukup untuk menjaga stabilitas pangan di tengah krisis yang belum mereda?
#Pupuk #PanganGlobal #Australia #Indonesia #RantaiPasok #KontanNews