Krisis di Selat Hormuz ternyata memicu efek domino hingga ke Terusan Panama. Lonjakan permintaan melintas membuat biaya transit melonjak tajam, bahkan sebuah kapal LNG dilaporkan rela membayar hingga 4 juta dolar AS hanya untuk mendapatkan slot dan menghindari antrean panjang. Perubahan ini terjadi karena banyak negara mengalihkan rute pasokan energi dari Timur Tengah ke Amerika Serikat.
Pergeseran jalur ini mendorong peningkatan jumlah kapal yang melintas di Panama, sekaligus menandai perubahan besar dalam pola perdagangan energi global akibat tekanan geopolitik. Namun, lonjakan biaya ini juga membawa konsekuensi serius bagi industri dan harga energi dunia. Ketika satu jalur terganggu dan alternatif menjadi mahal, berapa lama dunia bisa bertahan dengan biaya setinggi ini?
#TerusanPanama #SelatHormuz #EnergiGlobal #Geopolitik #PerdaganganDunia #KontanNews