Dedolarisasi Masih Dilakukan China, Caranya dengan Beli Banyak Emas I KONTAN News


Kamis, 02 November 2023 | 16:02 WIB | dilihat
Bank-bank sentral di seluruh dunia melakukan pembelian emas secara besar-besaran.

Namun, jumlah pembelian emas yang dilakukan China melampaui semuanya.

Mengutip Business Insider, pembelian emas batangan ini terjadi sebagai bagian dari upaya besar negara-negara pada tahun ini untuk mendiversifikasi cadangan devisa mereka dari dolar.

Hal ini juga terkait dengan upaya beberapa negara melakukan dedolarisasi dalam hubungan perdagangan dengan melakukan transaksi dalam mata uang lokal.

Dengan permintaan bank sentral yang meningkat, World Gold Council (WGC) memperkirakan total permintaan emas tahunan akan mendekati rekor tahun lalu.

"Dan kemungkinan besar akan melebihi angka tersebut,” tulis WGC, dalam laporan kuartal ketiganya untuk pasar logam mulia.

Menurut WGC, bank sentral global telah membeli 800 ton emas sepanjang tahun ini.

Angka tersebut naik 14% dari tahun lalu.

Sebanyak 181 ton dari jumlah tersebut berasal dari China saja.

Bank sentral negara itu memiliki total cadangan sebesar 2.192 ton.

Permintaan logam kuning meningkat seiring upaya bank sentral untuk mendiversifikasi cadangan devisa mereka dari dolar AS.

Upaya beberapa negara untuk melakukan dedolarisasi dalam hubungan dagang mereka, mengakibatkan tertekannya posisi greenback secara luas pada tahun 2023.

AS memanfaatkan kekuatan dolar untuk menjatuhkan sanksi kepada Rusia.

Yakni dengan melarang bank-banknya mengakses sistem SWIFT, dan membekukan miliaran cadangan devisa setelah negara tersebut menginvasi Ukraina.

Banyak negara telah memperhatikan dan mencoba mengalihkan perekonomian mereka dari ketergantungan pada mata uang AS.

China telah menjadi pendukung dedolarisasi.

Caranya dengan meningkatkan pertukaran mata uang dan perjanjian non-dolar dengan negara lain.

Beijing juga telah memangkas kepemilikannya pada surat utang AS.

Namun minat terhadap emas lebih dari sekadar manuver geopolitik untuk melengserkan dolar.

Emas batangan biasanya dipandang sebagai aset safe haven karena dapat mempertahankan nilainya dalam jangka panjang.

Dan tahun ini, banyak mata uang yang melemah akibat meroketnya inflasi global, sehingga meningkatkan permintaan emas.

#kontantv #dedolarisasi #amerika #china #emas #dolar

Video Terkait

Berita Terkait

Video Lainnya
Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved