KONTAN - https://www.kontan.co.id/
Ukraina dilaporkan untuk pertama kalinya menggunakan rudal balistik buatan dalam negeri dalam situasi pertempuran.
Rudal tersebut bernama FP-7 dan diproduksi oleh perusahaan pertahanan Ukraina, Fire Point. Berdasarkan spesifikasi yang dipublikasikan produsennya, FP-7 memiliki jangkauan sekitar 249 kilometer, dapat mencapai ketinggian sekitar 59 kilometer, dan membawa hulu ledak lebih dari 200 kilogram.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemudian menyampaikan pesan singkat: “Selanjutnya: produksi.”
Namun, penggunaan perdana FP-7 belum otomatis mengubah keseimbangan kekuatan dalam perang Rusia-Ukraina. Tantangan terbesar justru berada pada kemampuan Ukraina memproduksi rudal tersebut secara konsisten dalam jumlah besar.
Akurasi, reliabilitas, kemampuan menghadapi pertahanan udara, ketersediaan komponen, biaya produksi, dan kapasitas industri akan menentukan seberapa besar dampak FP-7 di medan perang.
Dalam video ini kita membahas debut FP-7, kemampuan yang diklaim produsennya, alasan rudal balistik menjadi penting bagi Ukraina, serta tantangan produksi massal yang masih harus dihadapi.
Simak selengkapnya dan jangan lupa ikuti perkembangan berita internasional terbaru.
#Ukraina #FP7 #RudalBalistik #RusiaUkraina #PerangUkraina #Zelensky #RussiaUkraineWar #BeritaInternasional #BeritaDunia #Militer
#kontantv #kontan #kontannews
_________________________________________