Nasib Pertumbuhan Global 2026: IMF Ungkap Prediksi Baru, Cek Kenaikan Proyeksi PDB


Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:15 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Dana Moneter Internasional (IMF) akan mengumumkan perkiraan ekonomi global pada minggu depan, dan Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, menyampaikan bahwa proyeksi ini akan menegaskan ketahanan ekonomi dunia terhadap guncangan perdagangan serta pertumbuhan yang masih cukup kuat.

Dalam wawancara dengan Reuters saat mengunjungi Kyiv untuk membahas pinjaman kepada Ukraina, Georgieva menyinggung kemungkinan IMF akan menyesuaikan perkiraan pertumbuhan ke atas, serupa dengan revisi yang baru-baru ini dilakukan oleh Bank Dunia.

Pada bulan Oktober, IMF sedikit menaikkan perkiraan pertumbuhan PDB global tahun 2025 menjadi 3,2?% dari 3,0?% pada Juli, karena dampak tarif Amerika Serikat ternyata lebih kecil dari yang diperkirakan. Proyeksi pertumbuhan global tahun 2026 tetap pada 3,1?%.

Ketika ditanya apa yang akan terlihat pada perkiraan Januari setelah revisi Oktober, Georgieva menegaskan, “Secara umum, tetap sama – ekonomi dunia sangat tangguh, guncangan perdagangan tidak menggagalkan pertumbuhan, namun risiko masih condong ke sisi negatif meskipun kinerja saat ini cukup kuat.”

IMF dijadwalkan merilis pembaruan Prospek Ekonomi Dunia pada 19 Januari.

Georgieva mengidentifikasi dua risiko utama: ketegangan geopolitik yang terus meningkat dan percepatan perubahan teknologi, khususnya kecerdasan buatan. Jika investasi besar?besar pada AI tidak menghasilkan peningkatan produktivitas yang dijanjikan, ekonomi global berpotensi menghadapi kesulitan keuangan yang signifikan.

“Kita hidup di dunia yang semakin tidak dapat diprediksi, namun banyak bisnis dan pembuat kebijakan tetap beroperasi seolah?olah dunia belum berubah,” ujar Georgieva.

Dia juga menyampaikan keprihatinannya bahwa banyak negara belum membangun cadangan yang memadai untuk menghadapi guncangan baru. Saat ini IMF mengelola 50 program pinjaman – angka yang tinggi secara historis – dan siap menanggapi permintaan dana yang mungkin meningkat.

Meski ada banyak tarif yang diberlakukan oleh pemerintahan sebelumnya, kinerja ekonomi Amerika Serikat tetap mengesankan. Tingkat tarif secara keseluruhan lebih rendah daripada yang diproyeksikan, dan AS hanya menyumbang sekitar 13-14?% perdagangan global.

Mayoritas negara lain juga menahan diri dari tindakan balasan, yang membantu membatasi dampak gelombang tarif Amerika.

Namun, Georgieva memperingatkan bahwa inflasi dan kondisi makroekonomi masih berisiko memburuk jika prospek perdagangan menjadi lebih suram.

Faktor geopolitik kini memainkan peran yang lebih signifikan dibandingkan tahun?tahun sebelumnya, menambah ketidakpastian dalam proyeksi ekonomi dunia.

“Sayangnya, sejak saya menjabat pada tahun 2019, telah terjadi guncangan demi guncangan,” tuturnya, menegaskan tantangan yang terus menguji ketahanan ekonomi global.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved