Program 3 juta rumah dinilai ambisius dan membutuhkan penguatan dari sisi kebijakan serta pembiayaan agar dapat berjalan optimal. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti, menilai program ini berpotensi menciptakan lapangan kerja, namun dampaknya terhadap penerimaan negara masih terbatas jika tidak dirancang secara produktif dan terintegrasi dengan kebijakan lain.
Pemerintah sendiri tengah menyiapkan dukungan melalui pemanfaatan aset negara dan kolaborasi dengan BUMN. Maruarar Sirait menyebut data kawasan hunian sudah disiapkan, sementara Dony Oskaria menegaskan kesiapan BUMN mendukung dari sisi lahan. Pertanyaannya, mampukah program ini benar-benar jadi solusi perumahan sekaligus penggerak ekonomi?
#Perumahan #3JutaRumah #INDEF #EkonomiIndonesia #BUMN #KontanNews