KONTAN - https://www.kontan.co.id/
Maraknya akun media sosial palsu yang mengatasnamakan platform investasi menjadi peringatan serius di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk keuangan digital.
Praktik ini dinilai membuka celah penipuan finansial, terutama bagi pengguna yang kurang waspada terhadap kanal komunikasi resmi.
Dalam beberapa waktu terakhir ditemukan puluhan akun Telegram bodong yang mencatut nama dan logo perusahaan.
Akun-akun tersebut menawarkan berbagai skema investasi ilegal, mulai dari janji keuntungan cepat, ajakan masuk grup eksklusif, hingga praktik titip dana di luar sistem aplikasi resmi.
Andreas Agung Hendrawan, Director of Marketing Pluang mengatakan, pelaku biasanya memanfaatkan euforia mencari cuan cepat dengan pendekatan personal dan janji profit yang tidak masuk akal.
#kontan #kontantv #kontannews
telegram #sosmed #pinjol #fintech