Ada Kebijakan B50 dan Harga BBM Naik, Ongkos Produksi Tambang Naik


Senin, 13 April 2026 | 22:39 WIB | dilihat

Industri pertambangan nasional kini menghadapi tekanan berlapis, mulai dari kenaikan biaya operasional akibat kebijakan B50 hingga lonjakan harga BBM global. Di saat yang sama, kebijakan pengendalian produksi batubara dan nikel serta perubahan persetujuan RKAB menjadi tahunan dinilai menghambat operasional, bahkan memicu keterlambatan produksi di awal tahun. Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy Hartono menyebut kondisi ini sebagai tantangan serius, yang membuat banyak perusahaan mulai melakukan efisiensi dan penyesuaian aktivitas tambang.

Di sisi lain, kontraktor tambang juga terdampak langsung. Kenaikan harga batubara memang menguntungkan, namun lonjakan biaya bahan bakar dan kendala pasokan justru lebih besar, bahkan mencapai lebih dari 150% dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini memaksa perusahaan menyesuaikan jumlah tenaga kerja dan operasional, menandakan bahwa tekanan di sektor pertambangan tidak hanya soal harga komoditas, tetapi juga ketahanan biaya dan kebijakan yang semakin kompleks.

#Pertambangan #Batubara #B50 #RKAB #Energi #EkonomiIndonesia #KontanNews


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved