Anggaran MBG 2026 Tembus Rp 335 Triliun, Target Penerima Diperluas


Selasa, 13 Januari 2026 | 00:45 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Pemerintah meningkatkan skala program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026 dengan menyiapkan anggaran sekitar Rp 335 triliun.

Anggaran tersebut ditujukan untuk memperluas cakupan penerima manfaat sekaligus menyempurnakan pelaksanaan program di lapangan.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati menyampaikan, anggaran tersebut akan digunakan untuk mempercepat pencapaian target penerima manfaat sebanyak 82,9 juta orang.

Target itu diharapkan dapat tercapai pada Mei 2026.

Selain memperluas cakupan program, Presiden Prabowo Subianto juga meminta peningkatan disiplin prosedur dalam pelaksanaan MBG.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden ingin memastikan program berjalan optimal dan aman bagi seluruh penerima manfaat.

Berdasarkan catatan BGN, masih terdapat sekitar 15 kejadian pada Desember 2025 yang perlu menjadi perhatian serius.

Dalam Taklimat Awal Tahun, Presiden Prabowo menilai program MBG telah berjalan dengan tingkat keberhasilan mencapai 99,99 persen.

Meski demikian, pemerintah tidak ingin cepat berpuas diri dan tetap menargetkan zero defect.

Ia mengakui, masih terdapat kekurangan dan penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG. Pemerintah, kata Prabowo, terus melakukan evaluasi dan pengamanan untuk menyempurnakan program tersebut.

Saat ini, jumlah penerima manfaat program MBG telah mencapai 55 juta orang sejak pertama kali dicanangkan pada 6 Januari 2025. Prabowo menyebut capaian tersebut sebagai perkembangan yang patut disyukuri, mengingat program serupa di negara lain tidak berkembang semasif di Indonesia.

Prabowo menjelaskan, program MBG berangkat dari fakta bahwa rata-rata satu dari lima anak Indonesia masih mengalami kekurangan gizi.

Kondisi tersebut merupakan bentuk malanutrisi dan stunting yang berdampak pada pertumbuhan anak.

Ia kemudian mengingat kembali pernyataan Presiden ke-1 RI Soekarno mengenai urgensi penanganan kelaparan. Yakni, The hungry stomach cannot wait, atau perut yang lapar tidak bisa menunggu.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved