Korupsi di Indonesia, Membaik atau Memburuk?

0
SHARED
Kamis, 21 Februari 2019 | 20:27 WIB | 307 dilihat
307
Dilihat
Deskripsi:
Korupsi di Indonesia, Membaik atau Memburuk?

Salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia adalah reformasi pada 1998 silam. Peristiwa itu selain menumbangkan rezim Orde Baru, juga melahirkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) empat tahun kemudian.

Kini, setelah 17 tahun keberadaan lembaga antirasuah tersebut, Indonesia masih tertinggal dalam upaya pemberantasan korupsi.

Setidaknya, itu menurut Transparency International yang saban tahun merilis peringkat negara dengan persepsi publik terhadap korupsi di jabatan publik dan politis atau dikenal Indeks Persepsi Korupsi (IPK).

Laporan terbaru Transparency International menyebut tahun lalu Indonesia berada di posisi ke-89 dengan nilai IPK 38. Dibanding 10 tahun lalu, posisinya memang membaik, naik 25 peringkat. Dibanding tahun sebelumnya, posisi negara kita naik 7 tingkat.

Namun, mengacu hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Perilaku AntiKorupsi (IPAK) 2018 lebih rendah daripada 2017, yakni 3,66. Jika angka indeks cenderung bergerak ke angka 5, artinya masyarakat semakin berperilaku antikorupsi. Sebaliknya, jika ke arah 0, masyarakat makin permisif pada korupsi.
Video Lainnya
2018 © Kontan.co.id All rights reserved