KONTAN - https://www.kontan.co.id/
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan potensi kebocoran devisa dan praktik manipulasi ekspor sumber daya alam (SDA) Indonesia mencapai US$ 150 miliar per tahun.
Karena itu, pemerintah kini mulai memperketat tata kelola ekspor komoditas SDA melalui penunjukan BUMN sebagai pengekspor tunggal.
Prabowo mengatakan, selama puluhan tahun Indonesia mengalami kebocoran kekayaan nasional akibat praktik under invoicing, transfer pricing hingga pelarian devisa hasil ekspor.
Menurut dia, keberhasilan menyelamatkan potensi penerimaan tersebut bergantung pada keberanian pemerintah dalam membenahi tata kelola dan memperkuat pengawasan ekspor SDA.
Prabowo menilai akar persoalan ekonomi Indonesia selama ini bukan karena negara kekurangan sumber daya, melainkan karena kekayaan tersebut tidak tinggal di dalam negeri.
#prabowo #ekspor #sda #ilegal