Belasan bank siap rights issue di sisa tahun ini. Mana yang menarik?


Senin, 22 November 2021 | 16:54 WIB | dilihat

Pasar modal akan diramaikan dengan belasan aksi rights issue perbankan di 5 minggu sisa tahun 2021. Ada beberapa bank kecil yang akan menerbitkan saham baru guna memenuhi ketentuan modal inti. Selain itu beberapa bank menengah juga ikut meramaikan pasar dengan tujuan memperkuat permodalan.



Desember mendatang PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) akan menggelar rights issue dengan membidik dana segar Rp 1,16 triliun. Bank ini akan menerbitkan saham baru sebanyak-banyak 1,05 miliar dengan harga Rp 1.100 per saham.



BRI sebagai pengendali yang memiliki 85,7% saham perseroan berkomitmen mengeksekusi haknya. Sementara BRI Danareksa Sekuritas akan bertindak sebagai pembeli siaga.



Dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan, Jumat (19/11), Bank Raya menyebutkan bahwa dana rights issue akan digunakan untuk penguatan permodalan terutama sebagai modal kerja dalam rangka penyaluran dana berbentuk kredit berbasis digital.



Sementara PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) membidik dana Rp 7,04 triliun dengan berencana menerbitkan saham sebanyak-banyak 35,2 miliar seharga Rp 200.



Kookmin Bank sebagai pengendali perseroan berkomitmen menyerap seluruh haknya senilai Rp 4,7 triliun dan sekaligus akan jadi pembeli siaga yang siap mengambil maksimal Rp 700 miliar rights issue yang tidak diserap pemegang saham lainnya.



Charles Budiman, Digital & Off-Line Channel Strategy Divison Head Bank Bukopin mengatakan, rencana pengembangan digital akan fokus untuk mendukung bisnis ritel dan UMKM, serta menguatkan bisnis sistem layanan pembayaran tagihan.



Sementara PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) akan rights issue dengan menerbitkan saham sebanyak-banyak 750 juta untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum. Per Juni 2021, modal inti bank ini masih Rp 1,6 triliun.



Sebelum rights issue, BNBA telah berhasil mendatangkan investor strategis. PT Takjub Finansial Teknologi (Ajaib Group) telah mengakuisisi 20% saham bank ini pada 17 November senilai Rp 746 miliar. Ajaib merupakan perusahaan penyedia layanan reksa dana online



Sebelumnya, beberapa perusahaan teknologi juga sudah masuk ke bank di antaranya Gojek ke PT Bank Jago Tbk, Sea Group ke Bank Kesejahteraan Ekonomi, Akulaku ke PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dan Kredivo ke PT Bank Bisnis Indonesia Tbk (BBSI).



Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dan PT Bank Bisnis Indonesia Tbk (BBSI) juga akan melakukan rights issue pada akhir tahun ini untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum. BBYB membidik dana Rp 2,5 triliun dengan berencana menerbitkan saham baru sebanyak 1,92 miliar saham dengan harga Rp 1.300.



PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) yang akan rights issue sebanyak-banyak 10,04 miliar dengan harga Rp 478, PT Bank J Trus Indonesia Tbk (BCIC) 4,54 miliar saham dengan harga Rp 330, PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) dengan menerbitkan maksimal 282,7 juta saham dengan harga 4.200 -Rp 4.380.



Lalu ada juga PT Bank Capital Indonesia (BACA), PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR), PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), dan PT Bank NationalNobu Tbk (NOBU).



Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan memandang, prospek rights issue bank-bank ini akan tergantung dari komitmen pengendali menyerap haknya dan adanya pembeli siaga. "Sepanjang ada komitmen dari pemegang saham mayoritas tidak akan ada masalah," ujarnya.



#KontanTv #Belasanbanksiaprightsissue



Video Terkait
Video Lainnya
Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved