Jarang Terjadi, Vladimir Putin Meminta Maaf atas Lonjakan Harga Telur I KONTAN News


Jumat, 15 Desember 2023 | 16:07 WIB | dilihat
Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluarkan pernyataan permohonan maaf yang sangat jarang terjadi pada Kamis (14/12/2023).

Hal ini dilakukan Putin ketika seorang pensiunan mengeluh kepadanya tentang harga telur.

Melansir Reuters, selama sesi tanya jawab akhir tahun Putin dengan media dan masyarakat dari seluruh Rusia, pensiunan Irina Akopova terlihat duduk di meja dapurnya dan berbicara kepada presiden melalui tautan video.

Dia mengeluh karena harga telur, dada ayam, dan sayap ayam semuanya meroket.

"Vladimir Vladimirovich, kasihanilah para pensiunan! Kami tidak mendapatkan jutaan dolar dari dana pensiun kami. Selesaikan ini - kami tidak punya siapa pun untuk dijadikan sandaran," katanya.

Akopova juga bilang, dirinya sangat berterima kasih kepada Putin, dan dia mengandalkan Putin untuk membantu kondisi yang tengah dihadapinya.

Pertanyaan tersebut mencerminkan kekhawatiran nyata di kalangan masyarakat Rusia terhadap biaya hidup, dan muncul setelah Putin mengakui bahwa inflasi mungkin mendekati 8% tahun ini.

“Saya meminta maaf atas hal ini, namun ini adalah kegagalan kerja pemerintah… Saya berjanji bahwa situasi ini akan diperbaiki dalam waktu dekat,” kata Putin.

Sebelumnya diberitakan, Kremlin kini tengah bingung menghadapi lonjakan harga pangan.

Salah satunya adalah telur.

Mengutip The Telegraph, saat ini, telur dijual per satuan di Rusia setelah harganya melonjak di tengah tingginya tingkat inflasi terkait perang di Ukraina.

Menurut saluran Telegram Sirena, toko-toko di Novosibirsk, Orenburg, Moskow dan Krimea yang diduduki kini menjual telur dengan harga antara 9 dan 20 rubel (8-17p) per telur.

“200 rubel untuk selusin telur akan menakuti pembeli,” Sirena mengutip ucapan seorang pemilik toko di Krimea.

Informasi saja, berdasarkan badan statistik Rusia, harga telur di Rusia melonjak 13% pada bulan Oktober dan 15% lagi pada bulan November.

Secara keseluruhan harga telur telah meningkat 42% dalam setahun.

#kontantv #vladimirputin #rusia #lonjakan #harga #inflasi

Video Terkait

Berita Terkait

Video Lainnya
Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved