Pemerintah mulai menyiapkan penataan baru perizinan pertambangan mineral dan batubara dengan mengacu pada model pengelolaan sektor migas. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah tengah mengkaji pola seperti cost recovery dan gross split untuk diterapkan dalam kerja sama pertambangan dengan swasta. Tujuannya adalah meningkatkan porsi pendapatan negara dari sektor minerba, baik untuk izin tambang lama maupun baru. Wacana ini bahkan telah dibahas langsung bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
Namun rencana tersebut langsung memicu perhatian pelaku industri dan pengamat energi. Pushep menilai perubahan skema membutuhkan dasar hukum yang kuat dan harus mempertimbangkan karakter tambang yang berbeda dengan migas, mulai dari risiko, cadangan, hingga fluktuasi harga komoditas. Di sisi lain, IMEF mengingatkan pemerintah agar berhati-hati karena sektor minerba memiliki jenis mineral dan kualitas batubara yang sangat beragam. Jika desain kebijakan dianggap terlalu rumit atau tidak kompetitif, investor dikhawatirkan justru akan menahan investasi dan memicu ketidakpastian hukum di sektor pertambangan nasional.
#Pertambangan #Minerba #Migas #BahlilLahadalia #Investasi #KontanNews