20 Saham Royal Dividen

0
SHARED
Jumat, 01 Maret 2019 | 14:08 WIB | 2290 dilihat
2290
Dilihat
Deskripsi:
20 Saham Royal Dividen

JAKARTA. Anda gemar berburu saham-saham pembagi dividen? Kalau ya, Anda bisa mulai bersiap berburu sekarang. Tak lama lagi, musim bagi dividen akan tiba.

Kalau Anda tidak mau repot memilih saham pembagi dividen sendiri, Anda bisa mencontek isi indeks IDX High Dividend 20. Anggota indeks ini merupakan saham-saham pembagi dividen besar.

Meski menjanjikan keuntungan dividen yang menggiurkan, kinerja saham yang tergabung dalam indeks tersebut tahun ini kurang oke. Akhir pekan lalu (15/2), indeks IDX High Dividend 20 mencatat penurunan 0,51% sejak awal tahun. Padahal, indeks lainnya menghijau.

Namun pekan ini kinerjanya membaik. Kemarin, indeks ini mencatat kenaikan 1,69% sejak awal tahun. "Indeks ini akan lebih kencang pergerakannya ketika mendekati pengumuman pembagian dividen," ujar analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony, Senin (18/2).

Sejumlah emiten memang telah mengumumkan penyelenggaraan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST). Salah satunya, PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Sebelumnya, manajemen PTBA juga telah mengonfirmasi persetujuan pembagian dividen tahun buku 2018 menjadi salah satu agenda rapat tersebut. RUPST bakal dilakukan awal April mendatang.

Besaran yield
Setali tiga uang, analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas menilai, pergerakan indeks IDX High Dividend 20 merupakan respons dimulainya musim dividen. Naiknya harga saham anggota indeks tersebut membuat indeks IDX High Dividend 20 secara keseluruhan mulai berbalik arah.

Sukarno melihat harga saham anggota indeks tersebut bisa naik lebih dahsyat menjelang cum date. "Soalnya, investor jangka pendek akan memanfaatkan momen ini untuk melancarkan aksi ambil untung," jelas dia.

Untuk tahun buku 2018, PTBA diprediksi membagi dividen dengan pay out ratio70% dari laba bersih 2017. Secara historikal, imbal hasil atau yield dividen PTBA juga termasuk besar.

Memang, tidak ada angka baku berapa besaran yield yang menarik. Namun, Sukarno menilai, dividen bakal menarik jika mampu memberikan yield melebihi 5%.

Chris sependapat. "Dividen yield yang menarik biasanya berada di atas 5%," imbuhnya.

Karena itu, Chris merekomendasikan saham BJTM. Secara historikal, saham bank daerah ini biasanya memberian yield dividen sekitar 7%.

Saham ITMG juga kerap memberi yield besar. "Tahun ini dividennya diperkirakan Rp 3.000 per saham, setara dengan yield 18%," kata Chris.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji lebih konservatif. Menurut dia, dividen dengan yield di atas 2,5% sudah cukup menarik.

Saham perbankan BUMN seperti BBNI, BBRI dan BMRI bisa jadi pilihan. "Yang penting rajin memberikan dividen," kata Nafan.
-----------------------------------------------------------
Cek video menarik lain di:

https://tv.kontan.co.id

Jangan lupa Subscribe, ya... :)
Video Lainnya
2018 © Kontan.co.id All rights reserved