Jadi Korban Timothy Ronald, Younger Ungkap Kronologi Investasi Hingga Rugi Rp 3 Miliar


Rabu, 14 Januari 2026 | 14:30 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Salah seorang korban dugaan penipuan investasi trading mata uang kripto yang melibatkan influencer keuangan Timothy Ronald benama Younger mengungkap kronologi kerugian yang dialaminya hingga mencapai Rp 3 miliar.

Younger mengaku awalnya tertarik dengan citra Timothy Ronald sebagai influencer finansial yang kerap memamerkan kesuksesan investasi kripto di media sosial.

Ia melihat gaya hidup mewah Timothy sebagai bukti keberhasilan investasi yang ditawarkan.

Ketertarikan tersebut mendorong Younger untuk bergabung dengan Akademi Kripto, sebuah komunitas edukasi kripto yang diasuh oleh Timothy Ronald bersama rekannya, Kalimasada.

Younger menyebut, biaya keanggotaan awal yang dibelinya sebesar Rp 9 juta. Tak lama kemudian, pihak Akademi Kripto menawarkan paket keanggotaan seumur hidup (lifetime member) dengan harga Rp 39 juta.

Tawaran itu kembali membuat Younger tertarik hingga total dana yang dikeluarkannya untuk keanggotaan mencapai sekitar Rp 50 juta.

Setelah resmi menjadi anggota, Younger mengaku mendapatkan berbagai sinyal kripto yang diklaim mampu memberikan keuntungan besar.

Sinyal kripto sendiri merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset kripto pada waktu tertentu. Menurut Younger, Timothy Ronald menjanjikan keuntungan yang sangat tinggi dari aktivitas trading tersebut, bahkan disebut bisa mencapai 300 hingga 500 persen.

Ia mengaku, merogoh duitnya buat diinvestasikan di kripto hingga Rp 3 miliar karena memperoleh sinyal dari Timothy Ronald.

Saat itu Timothy kerap mengatakan dari Rp 2 juta bisa menjadi Rp 2 miliar.

Ia juga menyebut salah satu aset yang direkomendasikan adalah Koin Manta. Younger mengaku menerima dokumen berbentuk PDF yang berisi proyeksi keuntungan 300 sampai 500 persen dari investasi tersebut.

Younger mengaku duitnya raib dari membeli Koin Manta yang direkomendasikan Timothy Ronald.

Koin Manta merupakan salah satu aset dalam perdagangan mata uang kripto. Namun, selama mengikuti aktivitas trading berdasarkan sinyal tersebut, Younger mengaku tidak pernah menikmati keuntungan.

Sebelumnya, influencer keuangan Timothy Ronald telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan investasi trading mata uang kripto.

Laporan tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @skyholic888, laporan tersebut disebut diajukan oleh sejumlah anggota Akademi Crypto, komunitas yang didirikan Timothy Ronald bersama Kalimasada.

Keduanya diduga mengajak para member berinvestasi pada sejumlah aset kripto untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Dalam unggahan itu juga diklaim terdapat sekitar 3.500 korban dengan estimasi kerugian mencapai lebih dari Rp 200 miliar.

#kontantv #kontan #kontannews
________________________________________


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved