Material lumpur sisa banjir di Sumatra, khususnya Aceh, kini tak hanya dipandang sebagai beban pembersihan, tetapi juga sebagai peluang ekonomi baru. Presiden Prabowo Subianto menyebut sudah ada minat dari pihak swasta terhadap lumpur hasil pembersihan permukiman dan pengerukan sungai yang dangkal, dan mempersilakan pemerintah daerah menjualnya sepanjang mendukung percepatan normalisasi sungai sekaligus memberi manfaat langsung bagi kas daerah. Usulan normalisasi dari muara lewat jalur laut yang diinisiasi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin pun disetujui: alat berat diangkut via kapal, sungai didalami, dan pekerjaan dilakukan besar-besaran di Sungai Tamiang dan berbagai titik lain di Aceh. Dengan operasi normalisasi jangka panjang yang masif dan peluang komersialisasi material lumpur, akankah penanganan pascabencana ini benar-benar berujung pada pemulihan yang adil bagi warga sekaligus tata kelola lingkungan yang lebih bertanggung jawab?
#BanjirSumatra #Aceh #NormalisasiSungai #PrabowoSubianto #SjafrieSjamsoeddin #RehabilitasiBencana #PemulihanAceh #EkonomiDaerah #MaterialLumpur #KontanNews