Militer China Merilis Animasi tentang Penyatuan Kembali Taiwan I KONTAN News


Selasa, 03 Oktober 2023 | 18:12 WIB | dilihat
Militer China merilis sebuah film pendek animasi yang memperlihatkan potongan-potongan lukisan gulungan yang robek menjadi dua lebih dari 300 tahun yang lalu.

Dalam animasi tersebut, lukisan tersebut kemudian disatukan kembali.

Hal ini menunjukkan tekad China untuk membawa pemerintahan mandiri Taiwan ke dalam negaranya.

Melansir Reuters, potongan-potongan "Tempat Tinggal di Pegunungan Fuchun", salah satu lukisan kuno paling terkenal di Tiongkok, disimpan secara terpisah di museum-museum di Tiongkok dan Taiwan.

Pada Hari Nasional yang berlangsung pada Minggu (1/10/2023), Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat merilis film pendek animasi berjudul "Mimpi Menjadi Kenyataan di Sungai Fuchun".

Film tersebut memperlihatkan akar budaya bersama dari kedua belah pihak di Selat Taiwan.

Animasi ini menampilkan dua elf, mewakili dua lukisan karya master Dinasti Yuan Huang Gongwang, yang dirobek pada abad ke-17 oleh salah satu pemiliknya.

Informasi saja, mengutip Wikipedia, elf adalah makhluk dengan roh yang abadi, yang tidak lekang dimakan usia; namun bukan berarti tubuh mereka tidak bisa mati.

Di akhir film, kedua karakter tersebut bersatu, yang secara ajaib membuat lukisan itu utuh kembali.

Potongan gulungan yang lebih pendek, yang dikenal sebagai "The Remaining Montain", dengan panjang sekitar 51 cm, disimpan di Museum Provinsi Zhejiang di kota Hangzhou.

Sedangkan Museum Istana Nasional Taiwan telah menyimpan "Master Wuyong Scroll" sepanjang 640 cm sejak tahun 1950-an.

Kedua karya tersebut dipertemukan kembali pada tahun 2011 ketika China meminjamkan pecahannya ke museum Taiwan selama dua bulan selama periode hubungan yang lebih hangat.

Ketika itu Taiwan menerapkan kebijakan pemulihan hubungan ekonomi dengan China.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, ketika hubungan semakin mendingin, China telah meningkatkan aktivitas militer di sekitar Taiwan.

Ini termasuk latihan selama sebulan terakhir yang menurut Beijing ditujukan untuk memerangi kekuatan separatis.

Pada saat yang sama, China sedang menyusun rencana ambisius untuk "mengintegrasikan" perekonomian provinsi Fujian dan Taiwan, di kedua sisi Selat Taiwan.

Yakni dengan menawarkan kesempatan kepada perusahaan-perusahaan Taiwan untuk mengambil bagian dalam rencana pembangunan bersama.

Namun program tersebut telah ditolak oleh pemerintah Taiwan.

Meskipun China ingin merayu Taiwan dengan janji-janji keuntungan ekonomi, ancaman untuk mengambil alih Taiwan dengan kekerasan tidak henti-hentinya dilakukan.

Selama perjalanan kedua elf dalam film tersebut, Komando Teater Timur menyisipkan cuplikan formasi kapal induk dan jet tempur J-20, mengingatkan penonton akan kemampuan medan perangnya.

#kontantv #militer #china #animasi #taiwan #filmpendek

Video Terkait

Berita Terkait

Video Lainnya
Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved