Isu Tukar Posisi Juda Agung–Thomas Djiwandono Menguat di BI


Kamis, 22 Januari 2026 | 01:30 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Isu pergeseran posisi antara Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung dan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono kian menguat setelah Presiden Prabowo Subianto mengusulkan nama Thomas sebagai calon Deputi Gubernur BI.

Usulan ini muncul menyusul pengunduran diri Juda Agung dari jabatan strategis di bank sentral.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan bahwa Presiden Prabowo telah mengirimkan Surat Presiden (Supres) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berisi nama-nama calon Deputi Gubernur BI.

Salah satu nama yang diusulkan adalah Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat Wakil Menteri Keuangan.

Prasetyo menegaskan, Thomas bukan satu-satunya kandidat. Bersama dua nama lain, ia akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI sebagai bagian dari pengisian posisi Deputi Gubernur BI yang kosong.

Kekosongan jabatan ini bermula dari pengunduran diri Deputi Gubernur BI Juda Agung. Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengungkapkan, Juda telah secara resmi menyampaikan surat pengunduran diri kepada Presiden sejak 13 Januari 2026.

Menurut Ramdan, Gubernur BI kemudian merekomendasikan nama-nama calon pengganti kepada Presiden.

Selanjutnya, Presiden mengirimkan Supres ke DPR RI untuk memulai proses seleksi melalui fit and proper test di Komisi XI.

Selanjutnya, Presiden mengusulkan dan mengangkat Deputi Gubernur terpilih sebagaimana persetujuan DPR.

Proses ini telah sesuai dengan Pasal 41, Pasal 48, dan Pasal 50 Undang-undang Bank Indonesia sebagaimana terakhir diubah melalui Undang-undang Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyebut, ada tiga nama yang diusulkan Presiden Prabowo sebagai calon Deputi Gubernur BI, yakni Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solikin M. Juhro.

Ia mengatakan, ketiga calon tersebut akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Meski jadwal resminya belum ditetapkan, Komisi XI mulai menyiapkan agenda seleksi dalam waktu dekat.

Seiring mencuatnya nama Thomas sebagai kandidat Deputi Gubernur BI, beredar pula kabar bahwa ia akan bertukar posisi dengan Juda Agung.

Dalam skenario tersebut, Thomas akan masuk ke BI, sementara Juda disebut berpeluang mengisi jabatan Wakil Menteri Keuangan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku mendengar kabar tersebut, meski belum ada keputusan resmi.

Ia mengaku akan bertemu langsung dengan Juda Agung untuk memastikan rencana tersebut.

Purbaya menilai, pencalonan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI bisa menjadi sarana pembelajaran di bidang moneter setelah sebelumnya berkecimpung di sektor fiskal sejak dilantik sebagai Wamenkeu pada 18 Juli 2024.

Ia juga menegaskan, potensi pertukaran posisi ini tidak akan mengganggu independensi BI.

#kontan #kontannews #kontantv


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved