Nilai tukar rupiah kembali melemah hingga menembus level Rp17.529 per dolar AS dan menjadi posisi terendah sepanjang sejarah.
Bank Indonesia menyebut tekanan terhadap rupiah dipicu kombinasi faktor global dan domestik, mulai dari konflik Timur Tengah, kenaikan harga minyak dunia, hingga meningkatnya kebutuhan dolar AS di dalam negeri.
Meski begitu, BI memastikan terus melakukan intervensi di pasar dan optimistis tekanan terhadap rupiah bersifat sementara.
#Rupiah #DollarAS #BankIndonesia #BI #EkonomiIndonesia #NilaiTukar #BreakingNews #Dolar #TimurTengah #Inflasi