Strategi Memburu Cuan dari Saham-Saham IPO I KONTAN News


Rabu, 08 November 2023 | 13:35 WIB | dilihat
Banyak investor tengah memburu saham-saham yang tengah IPO atau initial public offering.

Pasalnya saham-saham IPO memberi keuntungan berlipat. Meskipun demikian, tidak semua saham-saham yang IPO memberikan cuan yang menggiurkan.

Ada juga saham yang IPO langsung turun di zona merah di hari perdagangan perdana-nya.

Karena itu, investor harus teliti menyelidik saham-saham yang berpotensi melesat pasca IPO.

Salah satunya dengan cermat menghitung valuasinya dan mencermati teknikal serta fundamentalnya.

Pengamat pasar modal dan pendiri WH Project, William Hartanto mengatakan, untuk saham-saham yang sudah terbang tinggi setelah IPO rawan berbalik arah.

Untuk itu, investor bisa memecah strategi menjadi dua cara.

Pertama adalah buy on weakness saham-saham blue chip dan kedua melakukan trading pada saham-saham IPO yang masih menguat itu.

Sementara itu, analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, kalau untuk trading, saham-saham yang baru IPO ini masih menarik dicermati.

Misalnya, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR).

"Investor dapat melakukan trading buy terlebih dahulu terhadap emiten tersebut," kata Herditya.

Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia, Budi Frensidy menilai, karena sifatnya yang fluktuatif, lebih baik bagi investor tidak terlalu lama menahan saham debutan IPO.

Pasalnya saham IPO ini rentan terkenal aksi ambil untung atau profit taking.

"Peganglah hingga sekitar 3 bulan sampai 9 bulan paling lama, atau hingga lock-up period berakhir," kata Budi.

Sebab, dalam kurun waktu tiga tahun setelah IPO, umumnya terjadi reversal terhadap saham-saham pendatang baru.

#kontantv #saham #ipo #initialpublicoffering #bursaefekindonesia #cuan #idx #indonesiastockexchange

Video Terkait

Berita Terkait

Video Lainnya
Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved