Insiden Akhir Pekan, China: AS Pencipta Risiko Keamanan di Laut China Selatan I KONTAN News


Senin, 27 November 2023 | 16:40 WIB | dilihat
China dan Amerika Serikat saling melemparkan tuduhan pada akhir pekan mengenai sengketa Laut China Selatan.

Aksi tersebut terjadi setelah militer China mengatakan pihaknya telah mengusir kapal perang AS.

Menurut militer AS, kapal perang mereka sedang melakukan operasi kebebasan navigasi rutin.

Mengutip Reuters, militer Tiongkok mengerahkan angkatan laut dan udaranya untuk melacak, memantau, dan memperingatkan kapal perusak AS.

Sementara, Angkatan Laut Amerika mengatakan pada hari Minggu bahwa Hopper telah menegaskan hak navigasi di Laut China Selatan dekat Kepulauan Paracel, sesuai dengan hukum internasional.

Tiongkok mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan, yang merupakan jalur perdagangan kapal tahunan senilai lebih dari US$ 3 triliun.

Ini termasuk sebagian yang diklaim oleh Filipina, Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Brunei.

Pengadilan Arbitrase Permanen pada tahun 2016 mengatakan klaim China tidak memiliki dasar hukum.

Filipina dan Australia memulai patroli laut dan udara gabungan pertama mereka di laut tersebut pada hari Sabtu (25/11/2023).

Ini hanya selang beberapa hari setelah Beijing menuduh Manila meminta pasukan asing untuk berpatroli di Laut China Selatan.

Hal tersebut mengacu pada patroli bersama oleh militer Filipina dan AS.

Insiden akhir pekan ini, kata China, membuktikan bahwa Amerika Serikat adalah pencipta risiko keamanan di Laut China Selatan.

“Amerika Serikat menentang klaim maritim yang berlebihan di seluruh dunia tanpa memandang identitas penggugat. Klaim maritim yang melanggar hukum dan meluas di Laut China Selatan merupakan ancaman serius terhadap kebebasan laut.”

Demikian pernyataan Letnan Kristina Weidemann, wakil juru bicara Armada ke-7 AS.

Awal bulan ini, menurut Departemen Luar Negeri AS, Amerika Serikat dan China mengadakan pembicaraan mengenai masalah maritim, termasuk sengketa Laut China Selatan.

AS menggarisbawahi kekhawatiran mengenai apa yang disebutnya sebagai tindakan China yang berbahaya dan melanggar hukum.

#kontantv #lautchinaselatan #amerika #china #sengketa #militer

Video Terkait

Berita Terkait

Video Lainnya
Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved