Ekonomi global akan kontraksi 2,2% kecuali RI India dan China


Rabu, 01 April 2020 | 11:02 WIB | dilihat

Dalam hasil riset terbarunya, The Economist merevisi perkiraan pertumbuhan untuk semua negara di seluruh dunia seiring menyebarnya wabah virus corona. The Economist memprediksi outlook yang buram bagi perekonomian global, khususnya negara-negara yang tergabung dalam G20. "Di antara seluruh negara G20, semua kecuali tiga negara akan mengalami resesi ekonomi pada tahun ini. Sementara itu, ekonomi global akan mengalami kontraksi sebesar 2,2%," papar The Economist. Berdasarkan revisi prediksi pertumbuhan untuk negara-negara G20 pada tahun 2020, ada tiga negara yang diramal masih akan mencatatkan pertumbuhan. Indonesia merupakan salah satunya dengan revisi pertumbuhan 1% dari sebelumnya 5,1%. Dua negara lainnya, China dan India. Revisi pertumbuhan ekonomi China tahun ini adalah 1% dari sebelumnya 5,9%. India tumbuh 2,1% dari sebelumnya 6%. Ekonomi AS akan mengalami kontraksi sebesar 2,8% tahun ini. Respons awal pemerintahan Donald Trump terhadap virus corona terbilang buruk, sehingga memungkinkan penyakit menyebar dengan cepat. Zona Eropa akan menjadi salah satu wilayah yang paling terpukul, diprediksi akan mencatatkan resesi setahun penuh sebesar 5,9%. Perinciannya, Jerman akan terkontraksi -6,8%, Prancis -5%, dan Italia -7% di 2020. Prospek pertumbuhan sangat buruk di Amerika Latin. Perinciannya adalah Argentina terkontraksi -6,7%, Brasil -5,5%, dan Meksiko -5,4% di tahun ini. #kontantv #theeconomist #outlookekonomi


Video Lainnya
Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved