Berebut Tahta Bisnis Teh, Gaet Gen Z Hingga Drama Djarum Akuisisi SariWangi


Rabu, 14 Januari 2026 | 19:05 WIB | dilihat

KONTAN - https://www.kontan.co.id/

Indonesia sedang demam teh. Tapi ini bukan lagi soal segelas teh manis hangat di warteg. Di mal-mal mewah, pengunjung rela mengantre berjam-jam demi segelas Fresh Milk Tea seharga 50 ribu rupiah. Sementara di setiap tikungan gang, gerobak es teh 3 ribuan menjamur bak jamur di musim hujan.

Dari kemewahan Chagee yang viral, hingga dominasi Teh Poci dan Es Teh Indonesia. Namun, di balik riuhnya persaingan gerai ini, ada pergerakan raksasa di balik layar. Para konglomerat ternyata melihat jeli peluang bisnis teh yang semakin digandrungi kaula muda.

Adalah Grup Djarum baru saja menggebrak meja dengan mengakuisisi SariWangi dari Unilever senilai 1,5 Triliun Rupiah. Perang Teh di Indonesia baru saja memasuki babak paling panas.

Munculnya Chagee mengubah peta permainan. Mereka tidak menjual "teh", mereka menjual "lifestyle". Dengan konsep oriental modern dan teknologi mesin ekstraksi yang presisi, mereka mengincar kelas menengah atas.

Kita ketahui, bisnis Chagee dinahkodai peritel raksasa Tanah Air, Erajaya melalui anak usahanya PT Era Boga Nusantara (EBN) yang berkongsi dengan Tea Explorer Pte. Ltd. berbasis di Singapura. Tea Explorer Pte. Ltd. sendiri adalah anak perusahaan dari merek CHAGEE.

#bisnis #teh #bisnis


Video Terkait

Logo Kontan
2018 © Kontan.co.id All rights reserved